Tag Archives: Muslim Brotherhood

Mesir:Ikhwan Muslimin Mahu Kabinet Serba Baru


Ikhwan Muslimin bertegas dengan tuntutan rakyat Mesir yang mahukan reformasi

KAHERAH: Pertubuhan Ikhwanul Muslimin Mesir menolak cadangan rombakan kerajaan semalam, sebaliknya menggesa pihak berkuasa mengetepikan saki-baki menteri Kabinet lama dilantik Hosni Mubarak.

Kelmarin, junta tentera menamakan beberapa tokoh yang tidak disenangi Hosni menduduki jawatan dalam kerajaan.
Bagaimanapun, jawatan penting seperti Menteri Pertahanan, Menteri Luar, Menteri Keadilan, Menteri Dalam Negeri serta Menteri Kewangan kekal di tangan tokoh lama.

Pada masa sama, junta tentera menyatakan, perlembagaan baru bagi membolehkan pilihan raya umum diadakan dalam tempoh enam bulan hampir siap.
Perintah darurat akan ditamatkan sebelum pilihan raya berkenaan.
Pemimpin kanan Ikhwanul Muslimin, Essam el-Erian, berkata rakyat mahukan Kabinet yang baru sepenuhnya dan tidak mempunyai sebarang kaitan dengan Hosni.

“Jika mereka menawarkan jawatan, kami akan tolak kerana apa yang dituntut rakyat adalah kerajaan baru yang langsung tiada kena-mengena dengan rejim terdahulu,” katanya.

Reuters

Ikhwan Tidak Tunjuk Calon Presiden Mesir


Biar pun ada usaha dari istana presiden cuba berunding

Moskow (ANTARA News) 4.2.2011 – Gerakan terlarang Ikhwanul Muslimin di Mesir tidak berencana untuk mengajukan calon pada pemilihan presiden yang akan dilaksanakan pada September, kata juru bicara Mohammed Al Beltagi pada Jumat.

“Kami telah menyatakan dengan jelas bahwa kami tidak berkeinginan untuk menguasai kursi kepresidenan atau kedudukan dalam pemerintah koalisi,” kata dia kepada program televisi Al Jazeera.

Ikhwanul Muslimin sedang dalam sorotan di tengah unjuk rasa masal anti pemerintah di Mesir yang terjadi sejak 25 Januari. Kekacauan itu telah merenggut nyawa hingga 300 orang dengan 4.000 lainnya dikabarkan cedera.

Sejumlah pengamat telah menyatakan kecemasannya bahwa gerakan Islami yang dilarang tersebut nantinya dapat menguasai Mesir.

Jubir Al Beltagi mengisyaratkan bahwa kelompok itu akan mendapat pengakuan resmi sebagai sebuah partai dengan mengatakan bahwa sejumlah perwakilan pemerintah telah mengundang Ikhwanul Muslimin untuk berunding mengenai reformasi politik.

“Kami siap berunding setelah usainya rezim Presiden Hosni Mubarak,” kata Al Beltagi dikutip RIA Novosti.

Gerakan Islami konservatif yang ingin mengubah Mesir dari sekulerisme untuk kembali kepada hukum Al Quran telah gagal memenangkan satu kursipun dalam pemilihan parlemen Mesir 2010.

%d bloggers like this: